Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2017

Takut!

Aku memulai semua ini dengan rasa takut.  Rasa takut akan diriku sendiri bahkan kamu. Takut yang kian hari kian terasa,  karena aku belum terbiasa bersama tapi berjarak. Belum terbiasa bersama tapi tak saling tatap. Bersama tapi tak saling sapa. Rasa takut yang kian menyeruak. Kian meronta.  Bahkan terus meluap. Tapi anehnya hanya kamu yang dapat menenangkan hati. Kamu yang bisa meredam takut, Dan kamu yang membuat rasa percaya kian tumbuh semakin besar. Hingga aku semakin kehilangan rasa takutku. Akhirnya semakin tenang dan damai. Aku yang selalu ingin membuatmu nyaman. Tapi selalu gagal Membuatmu tersenyum. Tapi malah sebaliknya Dan merusak semua harapan yang kau ingin dapatkan. Hingga saatnya kini aku kembali merasakan rasa takut itu hadir. Hadir dalam hidup ku. Hadir dalam hatiku. Tapi kali ini, memang benar-benar aku takut.  Takut akan kehilangan seseorang yang selama ini terasa dekat walau berjarak. Kehilangan orang yang selalu menyapa...

Saya menyerah!

          Sejak saat itu saya mengerti dan akhirnya mulai sekarang saya tidak akan berbalik arah, tak lagi mengejar kamu yang jalan nya tak searah. Saya sadar, mungkin kehadiran saya hanya menjadi pengganggu dihidupmu, bukan? Seorang yang selalu menuntut kepastian dari dirimu lewat kalimat sederhana, ya kan? Jika itu mengganggumu, saya minta maaf. Karena memang dari kalimat sederhana itu saya mampu bercerita, menumpahkan sebagian cerita kita, kenangan kita dan tuntutan rindu akan kehangatan dirimu.           Tapi jika itu memang menggangu, saya sekali lagi minta maaf. Dan mulai sekarang. Saya akan pergi, tak mengganggumu lagi dengan cara sederhana saya, tak menggantung harap pada bayangmu lagi, tak menuntut kepastian pada dirimu–yang nyatanya memang tak pernah mencintaiku. Oh nyatanya dulu saya keliru, sangat keliru.           Saya tidak menyerah akan keadaan, dan saya tidak putus asa terhadap dirimu. K...