Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2018

Maafkan aku yang kali ini tidak bisa kembali memaafkanmu.

"Maafkan aku, kumohon." "Tolong, kali ini saja." "Maafkan aku lagi." "Beri aku kesempatan itu lagi." "Kali ini saja, aku janji takkan mengulangi kesalahan itu lagi" Benar, itu kalimat yang selalu ia ucap. Ia selalu meminta diberikan kesempatan tanpa memberi sebuah janji. Yang ia katakan hanya ia ingin menjadi seorang pria yang bersamaku ketika ia berproses menjadi laki-laki baik. Ia pula meminta agar aku kembali meyakinkan hatiku untuk menerimanya, lagi dan lagi. Namun, aku hanya bisa menatapnya dengan tatapan datar saja kali ini. Menatap kesalahan yang sama, yang ia lakukan berulang kali. Untuk maaf yang terus ia pinta, sampai bosan aku beri. Untuk setiap kesempatan yang sepertinya memang tidak berguna lagi. Salam, Amr.

Aku kecewa.

Aku kehilangan arti dari kata bersama, Nyatanya itu hanya pemanis agar aku tak berteman sepi. Lantas saat aku membutuhkanmu justru kau tiada. Nampaknya itu tak adil. Seharusnya kau dan aku saja sudah cukup Karena kita hanya saling menyakiti bukannya saling memahami. Salam, Amr