Dear, Mr. Am
Hai? Apa kabar? Aku baik. Hanya saja hatiku tak baik.
Aku berusaha terlihat biasa. Aku selalu terlihat santai. Ya saat kamu cerita tentang nya. Dia yang selalu kamu banggakan.
Kamu tak ingat? Kita pernah hampir bersama.
Hampir? tepat nya saat kamu dengan tiba-tiba menjauh.
Memang apa salahku?
Aku tak paham dengan sifatmu.
Kadang kamu begitu menyenangkan, kadang juga menjengkelkan. Tapi itu semua membuatku semakin ingin dekat denganmu.
Kamu tau? Aku begitu mengharapkan kita bisa bersama. Walau aku harus melanggar janjiku sendiri untuk tidak suka dengan mu.
Aku selalu terlihat bahagia saat mu dekat dengannya. Ya hanya terlihat, tak dengan hatiku.
Aku yang sering tiba-tiba kesal, cuek, tentu marah. Mungkin kamu pun heran.
Why? jawab ku : Now? you still with her?
In fact I'm jelaous.
Hai? Apa kabar? Aku baik. Hanya saja hatiku tak baik.
Aku berusaha terlihat biasa. Aku selalu terlihat santai. Ya saat kamu cerita tentang nya. Dia yang selalu kamu banggakan.
Kamu tak ingat? Kita pernah hampir bersama.
Hampir? tepat nya saat kamu dengan tiba-tiba menjauh.
Memang apa salahku?
Aku tak paham dengan sifatmu.
Kadang kamu begitu menyenangkan, kadang juga menjengkelkan. Tapi itu semua membuatku semakin ingin dekat denganmu.
Kamu tau? Aku begitu mengharapkan kita bisa bersama. Walau aku harus melanggar janjiku sendiri untuk tidak suka dengan mu.
Aku selalu terlihat bahagia saat mu dekat dengannya. Ya hanya terlihat, tak dengan hatiku.
Aku yang sering tiba-tiba kesal, cuek, tentu marah. Mungkin kamu pun heran.
Why? jawab ku : Now? you still with her?
In fact I'm jelaous.
Comments
Post a Comment